PP

Tubuhku susut dimakan kereta
Keringat hangat terbakar senja
Pedal kaki tak ‘kan henti terlari
Pagiku aspal tersambung rel
Siangku kesegaran kota Malang
Malamku ketenangan kota Blitar
Jalanan sudah akrab.
Kabut tebal samarkan kegelisahan
Angin malam gelandang jemariku
Menggugah mimpi lari bertemu
Sementara hangat mentari selimuti tidurku
Tidur panjang menjelang siang
Kadang terbakar aroma solar
Sebelum aku berbenah diri

Lari… Lari… Lari… meninggi
Saingi angin dan kabut pagi
Berhenti nanti kala terhenti
Tubuhku ini terjual janji

_Sifasa_

Kritik dan Saran yang membangun ^_^!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: